Pengertian dan Contoh Sikap Apresiatif Berbangsa dan Bernegara di Berbagai Bidang

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sikap apresiatif sangat diperlukan. Sebab sikap ini dapat membuat kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi lebih baik. Bukan hanya sikap apresiatif terhadap budaya luar saja, melainkan juga terhadap budaya lokal. Namun sikap apresiatif disini adalah bersikap positif terhadap upaya mewujudkan keterbukaan dan jaminan keadilan. 

Dengan keterbukaan terhadap keadilan akan membuat bangsa menjadi tidak mudah untuk dihasut. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan nilai – nilai pancasila, khususnya sila ke – lima. Sekaligus menegakkan hukum demi tercapainya kesejahteraan bangsa dan negara.

Pengertian Sikap Apresiatif

Pengertian apresiasi secara umum adalah upaya untuk menilai, memahami dan menghargai usaha dari seseorang atau kelompok. Pada umumnya sikap apresiatif ini ditujukan untuk suatu karya seni, entah itu seni rupa, seni pertunjukan ataupun seni musik. Namun sikap apresiatif ini juga dapat digunakan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sikap apresiatif terhadap keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan suatu upaka untuk menghargai dan memahami kehidupan politik, ekonomi, budaya, hukum hingga pendidikan.

Pemerintah berharap semua warga negara tanpa terkecuali dapat menerima semua kebijakan – kebijakan yang ada. Sebab kebijakan dari pemerintah tidak hanya dibuat untuk kepentingan golongan semata, namun untuk kepentingan semua masyarakat tanpa terkecuali.

Akan tetapi sebagian besar merespon kebijakan pemerintah melalui sikap apresiatif yang agresif dan sarkasnisme. Misalnya demo yang bertujuan untuk protes karena kebijakan dari pemerintah dianggap kurang adil. Padahal sikap apresiatif tersebut termasuk sikap yang kurang baik. Oleh karena itu lebih baik menyalurkan apresiasi dengan cara yang tidak mengandung unsur sarkasnisme.

Sikap Apresiatif Positif Terhadap Keterbukaan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

Suatu apresiasi terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah memang sangat diperlukan. Hal ini dapat membantu pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara serta mengetahui keinginan dari warga negaranya. Cara untuk menunjukkan perilaku positif dalam upaya peningkatan jaminan keadilan yang baik adalah sebagai berikut ini :

  1. Menghargai setiap tindakan pemerintah dan pihak lainnya yang sedang berupaya untuk mewujudkan keadilan social.Adapun upaya tersebut dilakukan dengan konsisten dan prinsip keterbukaan, sehingga pelaksaannya sangat jelas dan tidak ada sesuatu yang disembunyikan ataupun terdapat suatu rahasia yang ditutupi dari masyarakat.
  2. Memahami dan mengetahui segala hal yang menjadi dasar dari kebijakan yang telah ditetapkan serta didasari prinsip keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  3. Bersikap proaktif dalam upaya untuk mencermati berbagai macam kebijakan dalam upaya untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat indonesia. Sikap tersebut disertai dengan tidak melakukan upaya yang kontra yang dapat menghambat upaya pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial.
  4. Menyaksikan secara langsung hasil dari kebijakan pemerintah. Hal ini dilakukan dengan menggali informasi yang berupa fakta tanpa disertai adanya kabar miring yang sangat tidak sesuai dengan kenyataan.
  5. Memberikan masukan yang berupa kritik dan saran yang sangat membangun terhadap kebijakan pemerintah. Upaya pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dengan prinsip keterbukaan sangat membutuhkan suatu apresiasi dari masyarakat. Sehingga kebijakan yang akan ditetapkan lebih baik dan tepat sasaran.
  6. Bersikap apresiatif dengan membiasakan diri sendiri untuk menerapkan prinsip keterbukaan. Bukan hanya dalam kebijakan pemerintah, namun juga dalam keluarga, komunitas, lingkungan masyarakat hingga lingkungan kerja. Ada hal yang perlu diperhatikan dalam keterbukaan dalam lingkungan keluarga.
  7. Dalam budaya indonesia yang berlaku, seorang anak harus selalu turut, tidak diperbolehkan membangkang ataupun protes pada perintah orang tua. Jadi seorang anak juga diberikan suatu kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya untuk masa depan yang lebih baik. Hal ini bukan berarti metentang orangtua, hanya saja memberi suatu masukkan bahwa kebijakan orangtua tidak selalu sepenuhnya sesuai dengan kondisi anak.
  8. Bersosialosasi tanpa memandang suku, ras, agama dan genre. Serta saling menghargai budaya dan kepercayaan masing- masing.
  9. Mengadakan suatu kegiatan sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Misalnya mengadakan kegiatan bazar, baksos hingga pentas seni budaya.

Sikap Positif Dalam Peningkatan Jaminan Keadilan Sosial

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sikap apresiatif tidak efektif tanpa adanya suatu keadilan sosial. Berikut ini adalah cara untuk bersikap positif terhadap upaya mewujudkan keterbukaan dan jaminan keadilan, antara lain :

a. Dalam bidang hukum

Sikap positif untuk mewujudkan jaminan keadilan sosial dalam bidang hukum, dapat dilakukan dengan cara :

  1. Menerapkan asas praduga tidak sepenuhnya bersalah.
  2. Memberi kesempatan bagi setiap orang supaya mendapat perlindungan hukum yang adil dan tidak memihak.
  3. Memberi hukuman atau sangsi yang sesuai atas pelanggaran yang telah dilakukan.

b. Dalam bidang politik

Upaya mewujudkan jaminan keadilan, antara lain :

  1. Tidak mencela dan memojokkan kaum minoritas dan menghargai haknya.
  2. Tidak membeda – bedakan dan membandingkan salah satu organisasi dengan organisasi lainnya.
  3. Memberi dan menghargai setiap orang untuk mengemukakan pendapat dan hak untuk berserikat maupun berkumpul.

c. Dalam bidang sosial budaya

Sikap apresiatif terhadap kehidupan antar suku, dapat dilakukan dengan cara :

  1. Menyantuni anak – anak terlantar dan fakir miskin.
  2. Menghilangkan kesenjangan sosial dan diskriminatif terhadap suatu kelompon maupun individu.
  3. Tidak mencela kebudayaan lain dan mengahargai serta memahami bahwa setiap kebudayaan berhak untuk berkembang.

d. Dalam bidang pendidikan

Sikap positif untuk mewujudkan jaminan keadilan dalam bidang sosial adalah :

  1. Memberikan suatu bantuan subsidi pada fakir miskin dan daerah yang tertimpa musibah.
  2. Memberikan upah yang layak dan sesuai dengan kemapuan dan prestasi

Itulah sikap yang harus dilakukan untuk mewujudkan jaminan keadilan sosial. Jadi Bersikap positif terhadap upaya untuk mewujudkan keterbukaan dan jaminan keadilandapat menumbuhkan kesadaran untuk bersikap dan bertindak adil. Sehingga kesejahteraan warga negara bisa terwujud dengan adil tanpa merugikan suatu pihak.

Leave a Comment